Review Buku Financial Revolution Karya Tung Desem Waringin

Aug 16, 2021Review Buku, Tokoh

Hai! Di artikel ini kita akan belajar kunci kunci menjadi kaya menurut Tung Desem Waringin!

5 point ini adalah rangkuman point2 terpenting dari buku Financial Revolution karyaTung Desem Waringin menurut Nubie Investor, kamu bisa belajar lebih lanjut dengan langsung membaca buku ini ya.

Tung Desem Waringin adalah seorang entrepreneur dan motivator yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Beliau rutin membuat seminar perjalanan hidupnya dan materi – materi yang berkaitan dengan keuangan, properti, dan bisnis secara umum.

Yuk kita langsung masuk ke 5 point terpenting dari buku ini.

1. Beda Orang Miskin dan Kaya

Dalam buku Marshall Silver berjudul Passion, Profit dan Power mengungkapkan fakta tentang uang yang mengejutkan.

Tahukah kamu kalau 50% kekayaan di dunia dikuasai oleh hanya 1% orang?

Tung Desem Waringin sendiri karena pernah menjadi kepala cabang bank swasta terbesar di Indonesia, melihat langsung bagaimana di cabangnya 1% orang bahkan menguasai 71% dana yang ada!

lebih lanjut 5% orang ternyata menguasai 90% uang yang beredar di dunia! dan ini juga ditemukanTung Desem Waringin di cabang bank tempat ia bekerja. Sungguh sedih bila kita menjadi 95% orang yang menguasai 10% uang yang beredar.

Tung Desem Waringin pun lebih lanjut bercerita bagaimana kalau uang yang ada diseluruh dunia kalau dibagikan rata ke masing2 orang di dunia ini, setiap orangnya akan mendapat kurang lebih 2.4 juta dollar atau 33 milyar Rupiah.

dan tahukah kamu yang menyedihkan? dalam 5 tahun persentase kekayaan akan kembali menjadi sebelumnya yaitu 5% orang akan menguasai 90% uang yang beredar.

Kenapa?! apa yang membedakan orang yang kaya dan yang miskin?!

kita lihat dari respon saat kita menerima uang. mayoritas (95% orang) akan langsung berpikir akan dibelanjakan apa ya uang ini? beli mobil mahal, makan2 mewah, party2 dan lainnya. Sedangkan bagi 5% orang yang akan menguasai 90% kekayaan berpikir apa yang harus dilakukan agar uangku bertambah banyak? Jangan heran uang yang ia terima akan di depositokan, buat beli tanah, bangun kos2an, bangun bisnis, diinvestasikan disaham bukan judi saham ya

Apakah ga boleh beli barang mahal / mewah? Boleh banget dong hidup juga harus dinikmati, tapi uang untuk kesenangan diambil dari hasil asset produktif kita (bunga, hasil sewa, sebagian untung bisnis, dll), sehingga ga akan habis2 kekayaan kita. bukan menggerogoti pokok investasi kita

Lalu kenapa banyak orang yang tidak kaya?

Karena keyakinan yang salah atau keyakinan yang bertabrakan di otak.

Tung Desem Waringin bercerita bagaimana temannya yang datang ke rumah super gede banget (untuk masuk ke rumahnya perlu 3x lewatin satpam, ada landasan helikopter, kolam renang, kolam ikan, lapangan parkir mobil bisa 30 mobil, ruang pertemuan untuk 100 orang, ini rumah loh bukan kantor!) dan apa komentar temannya tentang rumah sebesar ini? “Ga mau saya bakal cape bersihinnya”. Kalau udah punya rumah segede ini ya pake Asisten rumah tangga dong.

ketika sudah berpikir punya rumah besar merepotkan maka akan sangat susah punya rumah yang besar. Otak kita itu seperti magnet tentukan kutub positive menjadi kaya supaya kita mendekat ke kekayaan, jangan menempatkan menjadi kaya sebagai cuma netral apalagi negative, tentukan kutub kamu!

2. Definisi Kaya

Setelah menetapkan kutub magnet positive untuk menjadi kaya dipikiran kamu, agar semakin jelas kutubnya kita harus membuat definisi sebetulnya kaya itu apa sih?

Tung Desem Waringin setuju definisi kaya dari mentornya yaitu Robert Kiyosaki

Menurut robert kiyosaki: orang kaya tidak dinilai dari active incomenya, tetapi dari passive incomenya. Ketika passive income (uang yang masuk tanpa harus bekerja) sudah lebih besar dari biaya hidup.

Maka menurut definisi ini Myke Tyson tidaklah kaya, karena walaupun menghasilkan 300 jt dollar selama bertinju, tapi di 2004 ia dinyatakan bangkrut dan masih punya utang senilai 35jt dollar.

Tung Desem Waringin: Setuju dengan Robert Kiyosaki. orang yang kaya bila memiliki penghasilan passive lebih besar dari gaya hidup yg diinginkan

Seperti yang sudah dibahas di point sebelumnya kita juga harus menikmati hidup kita. bukan berarti ga boleh beli barang mewah, menurutTung Desem Waringin ada 4 tahapan konsumtif untuk membeli barang mewah, tahap 1 adalah yang terburuk dan tahap ke 4 adalah yang terbaik karena akan menjaga kamu untuk tetap kaya!

  1. Cara konsumtif terjelek adalah dengan utang, kemudian menyicilnya, dengan kredit untuk pembelian konsumtif adalah hal yang paling buruk
  2. menabung dan punya uang tunai, lalu belinya dengan tunai atau cash
  3. yang baik adalah punya asset produktif yang hasilnya atau bunganya dapat membayar cicilan ke bank
  4. konsumtif terbaik adalah punya asset produktif yang hasil / bunganya saja bisa membayar secara tunai hal konsumtif yang diinginkan!

Kita coba pakai contoh ya! Misalnya kita mau beli barang yang lumayan mahal yaitu Iphone! kita asumsikan saja harganya 10jt

Nah cara konsumsi pertama adalah dengan utang, jadi kita ga ada uang tapi mau gengsi dengan pakai Iphone terbaru jadi utang misalnya ke P2P lending yang rata2 bunganya bisa mencapai 2 – 3 % per bulan.

tahap konsumsi ke 2 adalah dengan kita nabung dulu sampai terkumpul 10jt baru kita beli hp iphonenya. jadi walaupun bukan yang terbaik tapi sudah lebih baik karena kita ga kena bunga yang gede banget dari utang

cara konsumsi ke 3 adalah dengan punya asset produktif untuk beli barang mahal. misalnya kita punya asset 100jt di portofolio Obligasi Ritel Negara atau ORI seri 17 yang bunganya 6.4% pertahun. nah dengan asset ini setiap tahunnya kurang lebih kita akan mendapatkan hasil 100 jt * 6.4% * 85% = 5.440 juta dibagi 12 sekitar 450 rb / bulannya. Dengan asumsi kamu cicil iphone 10jt dengan kartu kredit selama 24 bulan maka setiap bulannya kamu perlu membayar 416rb.

Nahh walaupun cicilan akan panjang 2 tahun tapi kamu sudah membeli barang mahal / konsumtif seperti orang kaya, yaitu dengan hasil dari asset yang kamu miliki bukan mengambil asset pokoknya. 100jt kamu tetap kan bukan hilang berubah menjadi iphone

yang terakhir konsumtif terbaik adalah dengan memiliki asset kira2 2 milyar ORI seri 17 nah setiap bulan kamu bisa deh tuh ganti2 iphone udah ga perlu nyicil lagi bayar cash dari bunga asset produktif kamu. Benar – benar definisi orang kaya!

3. Bangun Peternakan Uang

yang dimaksud peternakan uang adalah investasi yang hasilnya cukup untuk membiayai biaya hidup kita, bisa berupa bisnis yang sudah jalan tanpa kita, berupa royalti atau hak cipta, rumah yang dikontrakan, kos2an, saham yang bagi2 dividen, reksadana, dan lain sebagainya.

Pada bangun peternakan uang Tung Desem Waringin memberikan 3 tips kepada kita:

  1. Tunda kesenangan. Prinsipnya ada 3 tahap:
    • menunggu sampai kita mempunya passive income yang cukup untuk bayar atau menyicil barang – barang konsumtif kita. Minimal seperti step ke 3 dipoint konsumtif sebelumnya.
    • menunggu sampai setidaknya punya 10x uang lebih besar daripada harga barang mewah yang kita inginkan, jadi kita bisa beli 10 barang tersebut
    • terakhir menurunkan kesenangan, kalau sekarang baru mampunya Oppo tidak harus memaksakan pakai Iphone. toh sama saja fungsinya untuk social media, komunikasi, dan lain lain. hanya beda digengsi saja
  2. Alokasi Dana
    • Alokasi dana Tung Desem Waringin cukup sederhana minimal:
      • 10% untuk digunakan investasi yang aman, misalnya deposito
      • 20% untuk dana darurat 5 – 6 bulan pengeluaran, bila sudah terkumpul dialokasikan ke investasi yang bisa bertumbuh
      • 70% digunakan untuk sehari2 nah persentase ini balik lagi bergantung seberapa kamu ingin secepatnya mencapai kebebasan kamu.
    • Bila dengan 50% saja sudah cukup untuk digunakan sehari2 akan lebih bagus karena alokasi lain bisa ditingkatkan yang menarik adalah alokasi untuk investasi yang aman.
    • Tung Desem Waringin memberikan pesan ini adalah uang yang sama sekali tidak boleh disentuh, bahkan bila uang benar2 sudah habis lebih baik ngutang, karena uang ini yang akan menjadi sumber pembiayaan pengeluaran kita di masa depan. yang akan menjadi point ke 3 dalam simulasi konsumtif di point sebelum ini
  3. Alokasi kesenangan
    • walaupun membangun asset produktif yang tujuannya dapat menopang biaya kita di masa depan, jangan sampai kita tidak menikmati hidup! Perlu juga kita menikmati dengan memberi hadiah diri kita, misalnya belanja ke mall dengan mengambil alokasi dana 70%. misalnya menyisakan 10% dan setelah beberapa bulan dihabiskan shopping2 dimall. harus dinikmati juga proses kita menjadi kayanya

4. Multiple Streams of Income

Mungkin kamu sudah sering banget denger orang kaya, konglomerat selalu memiliki sumber penghasilan yang lebih dari satu, multiple stream of income adalah koentji! Tapi apakah itu 100% benar?

Tung Desem Waringin setuju multiple streams of income adalah cara yang baik untuk mengumpulkan kekayaan, tapi ada beberapa masalah yang perlu kamu perhatikan!

  1. Menganggap MSI adalah pekerjaan tambahan. bukan gitu!! bukan nambah kerjaan setelah jam 5 tapi sesuatu yang terus menghasilkan uang, tanpa kita harus terlibat seterusnya.
  2. Jangan bangun MSI kalo PSI (primary source of incomenya) belom ada atau belum kokoh. malah nanti PSI nya ilang lagi jadi pusing sndiri. analoginya bagaikan sebuah pohon harus ada batang utamanya (PSI) baru kita membuat income lain (MSI) dalam bentuk ranting2 pohon. setelah punya PSI yang mantab baru kembangkan ke MSI

2 ciri membangun MSI yangTung Desem Waringin suka:

  1. low risk, perlu diperhatikan jangan sampai menggangu PSI kita melakukan alokasi asset. dalam contoh d point sebelumnya untuk membangun MSI misalnya hanya 20% dari income PSI kita jangan sampai harus berutang yang berlebihan terjun dibidang yang kita kuasai bekerja sama dengan orang yang ahli dan terbaik dibidangnya terus belajar
  2. low time involvement, perlu diperhatikan Pilih jenis usaha yang memerlukan waktu maintain yang sedikit, mungkin saat membangun pertama kali perlu waktu banyak tapi saat sudah berjalan bisa di maintain dengan mudah. contohnya, menanam kebon jati, ternah sarang burung walet, beli franchise (yang sudah terbukti minimal 5 tahun), mengarang buku

Rumus beruntung

Tung Desem Waringin disini cerita tentang seorang pawang hujan. ada seorang pawang hujan yang sangat terkenal karena hampir 100% tingkat keberhasilan tarian pemanggilan hujannya. sebagai seorang yang masih baru menjadi pawang hujan dan kadang berhasil kadang tidak Tono sangat penasaran dengan pawang hujan legendaris ini.

Maka ia pun akhinya memutuskan untuk menemui pawang hujan legendaris untuk belajar bagaimana sih kok bisa selalu berhasil manggil hujannya? setelah belajar tarian2 pawang legendaris Tono pun pulang dan mempraktekannya di desa Tono. Ternyata hasilnya pun sama! kadang berhasil kadang tidak.

Tono pun kembali belajar belajar ke pawang master dan menannyakan kok masih kadang sukses kadang gagal?! Jawab pawang hujan simple. Ia akan terus menarikan tarian pemanggil hujan sampai hujan turun.

Selama kamu tau tujuan mu dan tidak pernah menyerah mengejar tujuan tersebut, suatu saat kita akan bisa dan benar2 meraih tujuan kita.

Hidup Adalah Tanggung Jawab-mu

Ada 3 area dalam hidup:

  1. diluar kontrol seperti penurunan ekonomi, siapa presiden, atasan, siapa orang tua kita
  2. ada dalam pengaruh
  3. bisa dikontrol strategi penjualan kita, strategi menjadi kaya, keyakinan, siapa teman kita, kebiasaan dan habit kita

Fokuslah pada hal yang dapat kamu kontrol. karena sebetulnya selama kamu menyalahkan hal yang tidak dapat kamu kontrol kamu sedang melemahkan diri kamu sendiri. bertanggung jawablah atas segala hal yang terjadi dalam diri kamu, dan belajar dari kesalahan atau kegagalan, melempar kesalahan ke orang lain bukan lah ciri orang yang kaya

Buang2 BEJ:

  1. Blame (salah president nih!)
  2. Excuse (iya lah gw mah orang miskin)
  3. Justify (ga heran lu sukses, anak orang kaya, kuliah ke luar negri)

fokusnya bukan ke situ, fokus ke hal yang bisa dikontrol, bertanggung jawab pada segala hal yang terjadi dalam hidupmu dan terus belajar dengan orang lain, bukan nyinyirin orang sukses tapi ubah jadi pertanyyan jadi. kok bisa ya? gmn caranya saya mau belajar supaya bisa seperti kamu dong.

Kurang lebih itu 5 point terpenting dari buku Financial Revolutin menurut Nubie Investor.

Buku ini juga banyak membahas tips – tips lain yang lebih spesifik untuk kasus – kasus tertentu, misalnya bagaimana naik gaji 3x setahun bagi seorang profesional, bagaimana mulai bisnis tanpa modal, atau bagaimana cara membangun bisnis yang potensi suksesnya sangat tinggi, dan lainnya.

karena pembahasannya akan terlalu spesifik kami rangkumkan point – point general yang dapat kamu langsung implementasikan dan bila ingin belajar lebih dalam bisa lanjut baca buku Financial Revolution kayaTung Desem Waringin ya!

Yuk bergabung dengan Nubie Insider dengan masukan nama dan email di formulir di bawah ya!

Artikel Terbaru Lainnya

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

Youtube Kami